TATA TERTIB SISWA

I. PERSIAPAN PERGI SEKOLAH DAN SERAGAM   

a. Sebelum berangkat ke sekolah, setiap peserta didik diharapkan memeriksa lagi buku-buku / alat-alat perlengkapan belajar yang sesuai dengan jadwal pelajaran hari itu yang disiapkan malam sebelumnya. Setiap hari dan di lingkungan sekolah, para peserta didik wajib mengenakan pakaian seragam yang sesuai dengan model dan peraturan mengenai pakaian seragam yang telah ditentukan.   

b.  Seragam Sekolah: – Senin & Selasa : seragam putih-biru, dasi biru, kaos kaki putih    – Rabu & Kamis : seragam kuning-hijau, dasi hijau, kaos kaki  putih   – Jumat : seragam pramuka, ber-hasduk, topi, kaos kaki hitam. Setiap hari memakai: Seragam yang selalu dimasukkan dengan rapi, memakai ikat pinggang warna hitam, bersepatu hitam (tanpa ada ornamen warna yang lain), dan berkaus kaki seragam dengan logo sekolah  di atas mata kaki/tinggi sepatu.

c. Lain-lain: –  memakai topi saat upacara bendera.  –  tidak memakai seragam sekolah di tempat/ acara yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan sekolah. –  selalu berpakaian resmi, rapi, dan bersepatu selama berkegiatan di sekolah atau bila berurusan dengan sekolah.

II. JAM PEMBELAJARAN

1. Siswa wajib hadir di sekolah 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar  dimulai. Jam sekolah dimulai pukul 06.50. Jam sekolah berakhir pukul 13.40.  Catatan:  Pengecualian bagi peserta didik yang mengikuti program khusus (remidi, bimbingan belajar intensif & matrikulasi) dan atau  ekstrakurikuler  /  kegiatan lain dengan seizin sekolah. 

2. Setiap peserta didik wajib secara aktif ikut menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan belajar-mengajar.

3. Selama pelajaran berlangsung, peserta didik tidak boleh meninggalkan ruang belajar kecuali telah diberi izin oleh guru yang sedang mengajar pada jam pelajaran waktu itu.

4. Izin meninggalkan sekolah hanya diberikan kepada peserta didik yang sakit serius atau memiliki keperluan yang sangat penting dan hanya diberikan oleh Kepala Sekolah atau yang mewakilinya.

5. Peserta didik wajib menempati tempat duduk sesuai dengan kebijakan guru pengajar.

III. PROSEDUR PERMINTAAN IZIN
1. Peserta didik yang terlambat datang ke sekolah wajib: a. menemui Guru Piket dengan menyerahkan buku Tatibsi b. memperoleh surat izin masuk kelas dari guru piket c. melaksanakan sanksi edukatif yang diberikan dari Petugas Tatib/Guru Piket

2.  Peserta didik yang tidak masuk sekolah karena sakit wajib untuk: a. menghubungi pihak sekolah secara langsung atau telepon sekolah pada hari pertama tidak masuk paling lambat pukul 10.00 b. menyerahkan surat izin tidak masuk sekolah dari orang tua/wali atau surat dokter selambat-lambatnya pada hari pertama peserta didik masuk sekolah 

3. Peserta didik yang akan meminta izin tidak masuk sekolah untuk keperluan terencana wajib memenuhi ketentuan berikut ini:a. Orang Tua/Wali wajib menghadap Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah untuk memintakan izin tidak masuk sekolah dengan membawa surat izin dan bukti pendukung selambat-lambatnya satu hari sebelumnya.b. Peserta didik menggunakan izin sesuai dengan waktu yang diberikan Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah/yang ditugasi untuk itu.

4. Peserta didik yang tidak masuk sekolah karena sesuatu yang sifatnya mendadak wajib memenuhi ketentuan berikut ini: a. Orang Tua/Wali wajib menghubungi pihak sekolah secara langsung atau       telepon sekolah pada hari pertama tidak masuk paling lambat pukul 10.00 b. Orang Tua/Wali peserta didik menyerahkan surat izin tidak masuk sekolah paling lambat pada hari pertama masuk sekolah.

5. Peserta didik yang akan meninggalkan jam pelajaran yang sedang atau akan berlangsung karena keperluan sekolah (Lomba/Kegiatan OSIS) wajib memenuhi ketentuan berikut ini: a. Meninggalkan ruang belajar setelah mendapat surat izin Kepala Sekolah/ Wakil Kepala Sekolah/yang ditugasi untuk itu, dan menunjukkan surat izin kepada guru pengajar.  b. Peserta didik menggunakan izin sesuai dengan waktu yang diberikan Kepala  Sekolah/Wakil Kepala Sekolah/yang ditugasi untuk itu.

6. Urusan keluarga yang dapat dilakukan di luar jam sekolah harus dilakukan pada jam di luar sekolah agar tidak merugikan peserta didik.

7. Peserta didik yang tidak masuk sekolah tanpa memberikan keterangan sesuai dengan ketentuan nomor B, C D dan E diatas, diperlakukan sebagai tidak masuk sekolah tanpa keterangan/alpha (A)

8. Jumlah ketidak hadiran dengan alasan apapun tidak boleh melebihi 10 % dari hari efektif per bidang studi.

IV. ULANGAN SUSULAN

1. Ulangan susulan diminta oleh peserta didik paling lambat satu minggu setelah masuk sekolah dan diselenggarakan oleh guru pengajar masing-masing dengan membawa buku ini

2. Peserta didik diizinkan mengikuti ulangan susulan pada jam pelajaran yang bersangkutan, pada jam istirahat, atau setelah pulang sekolah

3.  Ulangan susulan hanya diberikan kepada peserta didik yang: a. Izin karena sakit dengan surat keterangan dokter/rawat inap  b. Izin karena mengikuti lomba c. Izin karena keluarga yang meninggal

4. Di luar alasan tersebut peserta didik diberi kesempatan ulangan susulan setelah mendapat izin dari Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah.

V. JAM PELAJARAN

1. Menjaga dan menciptakan suasana tenang pada waktu belajar dan sepanjang  lorong kelas pada saat pelajaran berlangsung.

2. Saat pergantian jam pelajaran peserta didik tidak diperkenankan keluar kelas kecuali yang berkepentingan.

VI. JAM ISTIRAHAT     

Tidak diperkenankan berada di dalam kelas selama jam istirahat

VII. SIKAP/TINGKAH LAKU PESERTA DIDIK

1. Mencerminkan rasa hormat serta menghargai Kepala Sekolah, para guru, dan karyawan sekolah.

2. Menunjukkan penghargaan, rasa persahabatan, dan sikap tolong meno-long antar peserta didik seperti halnya di dalam suatu keluarga

3. Mampu berusaha mencerminkan 9K (keimanan, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan dan keteladanan) sekolah.

4. Mengutamakan kepentingan umum demi ketertiban dan nama baik keluarga besar SMP Katolik Sang Timur Malang

5. Bertindak, bertutur kata, dan berpenampilan sebagai peserta didik yang baik.

6.  Menjaga, memelihara fasilitas sekolah agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

 

VIII. PROSEDUR PEMANGGILAN ORANG TUA/ WALI MURID PESERTA DIDIK BERKAITAN DENGAN TATIBSI

1. Pemanggilan BK jika peserta didik melakukan pelanggaran tiga kali dalam seminggu

2. Bila pemanggilan BK sebanyak tiga kali tidak diindahkan, maka akan dilakukan pemanggilan orang tua atau wali murid.

3. Pemberian SP (surat peringatan)  akan diberlakukan bagi peserta didik yang melakukan pelanggaran melalui proses di atas, dan atau KEADAAN LUAR BIASA.

IX. LAIN-LAIN

1. Selama pembelajaran di sekolah, tidak diperkenankan menerima tamu

2. Les privat tidak diperkenankan pada guru yang mengajar di sekolah

3. Buku Pegangan Siswa WAJIB dibawa setiap hari

IX. SISTEM POIN UNTUK PRESTASI DAN PELANGGARAN

Pemberian Penghargaan bagi Peserta Didik yang berprestasi Akademik, Olahraga dan Seni dan akan diakumulasi dengan bekal poin dari sekolah

 

 

 

 

 

B. Pemberian Penghargaan bagi Peserta Didik yang berprestasi di Bidang Humaniora/ non akademik

Iklan

One thought on “TATA TERTIB SISWA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s