USBN 2018

213314

Tahu gak sih teman-teman, sementara siswa kelas 7 dan 8 libur dan belajar di rumah, ternyata ada yang harus berjuang di sekolah, yakni kakak kelas 9 yang sedang melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional atau yang lebih kita kenal dengan USBN. Terkait hal ini, kakak-kakak kelas 9 mengikuti USBN mulai tanggal 9-16 April 2018 dengan 12 mata pelajaran yang akan diujikan. Waktu yang sangat singkat untuk berjuang selama 3 tahun mengenyam pendidikan di bangku sekolah.  Pada intinya, kegiatan ujian akhir bagi para siswa tingkat akhir adalah upaya untuk mengukur tingkat keberhasilan mereka selama menempuh pendidikan, dan juga untuk menentukan kelulusan, sehingga mereka bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya. Ujian ini dilaksanakan dengan penuh keseriusan dan secara tertib. Tampak kakak kelas 9 “menikmati” dan mengerjakan berbagai macam soal-soal yang diujikan. Walau diiringi rona wajah tegang tapi tetap dalam suasana serius dan tertib. Datang juga ibu Pengawas Sekolah yang turut menyemangati kakak kelas 9 dalam proses pengerjaan ujian ini. Beliau berpesan untuk tetap menjaga kesehatan dan bersemagat sampai Ujian Nasional berakhir. Semoga Sukses kakak dan semoga Lulus 100%. Semangat !!! (elok)

Iklan

Pemilihan Ketua OSIS berLUBER

22

Pesta demokrasi tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja loh teman-teman, tetapi kita pun siswa siswi SMPK Sang Timur Malang diberi kesempatan untuk mengalami pesta demokrasi, yaitu melalui kegiatan pemilihan ketua OSIS periode 2018/2019.

26 Maret 2018 menjadi hari yang istemewa bagi para siswa karena di hari tersebut pemilihan Ketua OSIS SMPK Sang Timur Malang berlangsung sangat semarak. Kami diajarkan bagaimana memilih dengan bebas, rahasia, jujur dan adil melalui pemilu Ketua OSIS. Kami jadi tahu bagaimana proses pemilu yang bebas, rahasia, jujur dan adil. Setiap calon ketua OSIS berkesempatan untuk berorasi menyampaikan visi dan misinya. Para kandidat calon ketua OSIS yaitu  Frederick Budi Prayoga (8A), Gabriella Joselyn (8A), Stefani Alya Swasa (8B) serta Mikhael Angelo (7A). Seluruh siswa dan guru mendengarkan visi dan misi para calon ketua OSIS serta menentukan pilihan masing-masing siapa yang akan dipilih untuk menjadi ketua OSIS. Kemudian, para siswa dan guru menentukan pilihannya melalui bilik suara yang disediakan panitia di ruang aula sekolah. Bagi yang sudah memilih, akan diberi kenang-kenangan berupa tinta biru di jari kelingking. (elok)

12

Outdor Learning yang Ekologis

ol

Pembelajaran tidak hanya bisa dilaksanakan di dalam kelas tetapi juga bisa berlangsung di luar kelas. Selain memotivasi, kegiatan belajar di luar kelas ini juga diharapkan membangun dan mengembangkan suasana belajar yang menantang dan menyenangkan, di mana siswa tidak hanya berinteraksi dengan satu sumber belajar saja tetapi bisa belajar dari pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang dikunjunginya. Kegiatan pembelajaran di luar kelas bertujuan untuk mengembangkan kecakapan serta memperluas wawasan siswa mengenai obyek pembelajaran.

Jumat, 16 Maret 2018 lalu kegiatan belajar di luar kelas untuk siswa kelas 7 dan 8 SMPK Sang Timur Malang dilaksanakan di Dusun Sahabat Alam yang terletak di Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, atau sekitar 18 km dari kota Malang. Siswa-siswi sangat antusias mengikuti kegiatan pembelajaran ini, karena di Dusun Sahabat Alam ini mereka diberi wawasan mengenai edukasi lingkungan yaitu edukasi pengelolaan sampah di mana siswa siswi diberikan materi dan diajarkan sejak dini untuk mengurangi volume sampah dengan memilah sampah melalui 3R, yaitu Reduce (mengurangi jumlah dan jenis sampah yang dibuang), Reuse (memakai kembali benda-benda yang masih bisa digunakan), Recycle (menciptakan benda baru hasil daur ulang benda yang sudah tidak dipakai). Tidak hanya itu, para siswa juga diajarkan pengelolaan sampah rumah tangga, mulai dari pengambilan dan pemisahan sampah hingga pembuatan kompos.

Hal menarik lainnya yang diajarkan oleh kakak-kakak di Dusun Sahabat Alam yaitu penyaringan air sederhana yang terdiri dari sekam, pasir, arang, kapas, dan kerikil yang bertujuan untuk membuat air yang kotor menjadi jernih. Serta teknik perkembangbiakan tanaman dengan okulasi/tempel. Para siswa pun berkesempatan untuk praktik secara langsung dari materi yang disampaikan. Tidak hanya itu, masing-masing siswa juga mendapat lembar kerja atau LKS yang wajib diisi selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Ada hal seru lainnya yang diikuti siswa siswi kelas 7 dan 8 SMPK Sang Timur setelah mendapatkan berbagai materi mengenai edukasi lingkungan, yaitu kegiatan trekking atau menyusuri sungai kecil, sawah, dan ladang. Walau terlihat lelah, tetapi para siswa sangat bersemangat mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran yang diberikan. (elok)